Mahasiswa UNRAM Asal Tente Bima Diamankan Saat Kunjungan Wakil Presiden






Jurnal Bima, 20 Februari 2020


Wakil Presiden Indonesia Makruf Amin Tiba di bandara internasional lombok guna melakukan kunjugan kerja di sambut gubenur NTB Kapolda NTB dan Danrem NTB.


Di Universitas Mataram (Unram), rabu (19/2/ 2020) usai mengisi kuliah umum, puluhan mahasiswa yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Peduli Transparansi (Mapetra) Universitas Mataram (Unram) menggelar aksi.



Aksi Mapetra Unram menuntut kejelasan kasus transparasi pemotongan bidikmisi dan pembangunan retail modern (Indomart) di Unram. "Tidak ada masalah mahasiswa melakukan aksi saat Wapres datang di Unram, karena kami bukan dalam rangka menolak kehadiran wapres. Kami ambil waktu hari ini Kebetulan momentum yang tepat karena semua petinggi Unram hadir di acara tersebut," ungkap Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Dwi Alan Ananami, pemuda asal Desa Tente Kecamatan Woha Bima (19/2/2020).


Namun, aksi mahasiswa tidak berjalan mulus, sejumlah massa aksi mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan kerena mengalami pemukulan oleh sejumlah satuan petugas keamanan kampus (Satpam). "Kami sangat kecewa dan mengecam atas sikap Satpam kampus, kami ini mahasiswa bukan penjahat ataupun calon teroris," kata bang afif sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi media ini, secara terpisah.


Sejumlah massa aksi sempat ditahan oleh aparat keamanan yang sedang berjaga-jaga.


Namun, sambung Alan, Katanya kejadian tersebut sangat disesalkan, saat kami mulai diintimidasi lebih awal oleh aparat TNI dengan melakukan interogasi, dan mencurigai gerakan kami adalah gerakan menolak kehadiran Wapres. "Astaga, kami dikelilingi, dikerumuni oleh para aparat di depan audit setalah kami didorong untuk ketemu Pangdam. Namun kecurigaan mereka bisa kami bantah dan sanggah,"katanya.


Walau dipaksa untuk berhenti melakukan aksi unjuk rasa, Namun, massa aksi tetap melanjutkan hingga beberapa satpam membubarkan paksa masa aksi.

( Dan )