6 Aktifis Desa Waduwani Ditahan Belum Dibebaskan, PEMDes Terus Berupaya




Jurnal Bima, 10 April 2020



Penahanan 6 aktifis atas kasus anarkis pengerusakan baskemp IPLT terjadi pada hari Rabu (18/3/2020) sekitar pukul 13.00 wita .


Adapun nama-nama 6 aktifis yang ditahan oleh Polres Bima yaitu :
1.Dinul rahman Usman S.pd
2.Rian hidayat Usman
3.supriyadi Darwis S.pd
4.Gufran Sukardin
5.Aswadin Syafruddin
6.Yusuf Algifari Sukrin .


Keenam aktifis tersebut ditahan saat usai melakukan unjuk rasa dan meninjau lokasi proyek IPLT, mereka menilai dan menolak keras adanya pembagunan IPLT Di Desanya pasalnya mereka menilai Desanya dianak tirikan oleh pemerintah dengan memasukan proyek yang dianggap merusak lingkungan yaitu TPA sampah dan IPLT masuk di Desa Waduwani hingga aksi anarkispun tak terelahkan.

Hingga kini kasus hukum yang masih menimpa 6 aktif terus bergulir masyarakat serta orangtua umumnya berharap ada jalan keluar dari peristiwa tersebut.

Disisi lain PEMDes dan BPD terus berupaya menempuh jalur persuasif dan islah untuk membebaskan 6 aktifis atau pemuda waduwani tersebut beberapa kali jalan itu terus dilakukan.


Senin pagi (7/4) jalan islah atau perdamaian terus dilakukan pemerintah setempat dengan mendatangi polres bima hasilnya sedikit memberikan ruang untuk jalan tersebut seperti yang diungkapkan oleh ketua BPD Waduwani yaitu Bustamin dalam siaran persnya.








Namun pemerintah Desa dan BPD Waduwani tetap optimis pembebasan 6 pemuda ini bisa secepatnya terselesaikan jika semua pihak tetap bersabar.

( Dan )