SEKDA NTB Umumkan Pasien Positif Korona Di NTB Bertambah Jadi 25 Orang



Jurnal Bima, 11 April 2020



Kasus konfirmasi pasien positif virus Corona di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah 4 orang. Hingga kini, total 25 orang di NTB dinyatakan positif virus Corona.
"Pada hari ini, Jumat 10 April 2020, kami telah menerima konfirmasi 4 orang PDP positif COVID-19 dari hasil pemeriksaan swab Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB," kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, H Lalu Gita Ariadi dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (10/4/2020) malam.

Keempat pasien baru itu berusai 14-51 tahun itu. Sebanyak tiga orang di antaranya berasal dari Ampenan Kota Mataram dan berjenis kelamin perempuan, sementara satu orang lainnya yang berjenis kelamin laki-laki berasal dari Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 22, nomor 23 dan pasien nomor 25 saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram. Ketiganya tidak memiliki riwayat pergi ke daerah pandemi Corona, namun memiliki riwayat kontak dengan pasien positif sebelumnya," ujarnya.

"Pasien nomor 25, penduduk Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit COVID-19. Riwayat kontak erat dengan Pasien nomor 01. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik," tambahnya.


Untuk meminimalisir penyebaran virus Corona, petugas kesehatan terus melakukan penelusuran kontak (contact tracing) kepada 1.200 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sebanyak 700 orang di antaranya telah melakukan rapid test dan dilanjutkan pemeriksaan swab.

"Dengan adanya tambahan 4 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ini maka jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 25 orang, dengan perincian 2 sudah sembuh dan kembali ke rumah masing-masing, 2 meninggal dunia, 21 pasien positif masih dirawat dan dalam keadaan baik, tinggal menunggu hasil tes negatif sebanyak dua kali kemudian dapat dipulangkan," ungkap Lalu Gita.


Gita mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasien positif COVID-19 bukanlah pesakitan, tetapi bisa sembuh dengan penanganan medis yang tepat. Gita juga merinci jumlah PDP dan ODP di Provinsi NTB.

"Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 117 orang dengan perincian 42 PDP masih dalam pengawasan, 75 PDP selesai pengawasan atau sembuh dan 9 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 3.550 orang, terdiri dari 1.763 orang masih dalam pemantauan dan 1.787 orang selesai pemantauan," jelasnya.


( Dan )