Presiden: BLT Minggu Ini Harus Cair Pemilik Kartu Sembako, PKH, Prakerja Tidak Terima



Jurnal Bima, Jakarta, 28 April 2020


Tahukah kamu apa saja syarat mendapatkan program BLT Rp 600 ribu dari pemerintah? Kabar baik datang untuk warga kurang mampu di luar Jabodetabek. Setelah memberikan listrik gratis, dalam upaya penanggulangan masalah ekonomi akibat covid-19 atau virus corona, pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 perbulan selama 3 bulan.

Presiden Indonesia Joko Widodo, akan menggulirkan program BLT corona untuk keluarga miskin selama pandemi corona atau tiga bulan. Kata Jokowi, warga yang dapat BLT ini adalah keluarga miskin yang tinggal diluar Jabodetabek.

Sedangkan di Jabodetabek, selama pandemi corona atau Covid-19, warga miskin tidak diberi BLT corona, akan tetapi mereka akan diberi sembako dengan nilai yang sama, sebesar Rp 600.000 per bulannya.

Menteri Sosial Juliari Batubara usai mengatakan, Presiden setuju dengan usulan Kemensos tentang bantuan langsung tunai atau BLT Rp 600 ribu selama tiga bulan.


Namun kata Juliari, program BLT corona ini tidak akan diberikan kepada semua masyarakat Indonesia. Namun BLT ini akan diberikan warga masyarakat yang tercatat di dalam data terpadu milik Kemensos. Selain menggunakan data Kemensos, Kemensos juga akan melibatkan Pemerintah daerah untuk meminta data tambahan.

Selain itu, penerima BLT corona  ini harus  yang belum pernah menerima bantuan sosial lainnya seperti PKH, BPNT (bantuan pangan non tunai) maupun kartu pra kerja. Bantuan langsung tunai (BLT) ini lanjut Juliari, akan disalurkan mulai bulan April ini.

Lebih lanjut Juliari mengatakan, program BLT Rp 600 ribu ini akan diberikan kepada 9 juta warga penerima. Kata dia, jumlah 9 juta ini diluar Jabodetabek.

Syarat Mendapatkan BLT Rp 600 Ribu
Lalu apa saja syarat mendapatkan BLT corona dari pemerintah saat pandemi corona ini:


1. Warga yanga akan menerima BLT adalah mereka yang masuk dalam data terpadu milik Kemensos.

2. BLT akan diberikan kepada keluarga kategori miskin.


3. Warga yang mendapatkan BLT semuanya di luar Jabodetabek.

4. Warga yang ingin dapat BLT corona ini tidak boleh menerima bantuan sosial lainnya seperti PKH, BPNT dan Kartu pra kerja.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyatakan, tujuan diberikan BLT Rp 600 ribu ini yakni untuk membantu masyarakat yang kesulitan ekonomi di tengah pandemi corona.

Sri Mulyani berharap masyarakat patuh pada aturan pemerintah agar membatasi aktivitas guna mencegah penyebaran virus corona. Meski tidak beraktivitas, namun masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dari pemerintah.

Jokowi Perintahkan  BLT Corona Cair Minggu Ini
Presiden Jokowi memerintahkan agar semua jenis bantuan sosial termasuk BLT corona untuk masyarakat bisa segera dicairkan dalam minggu ini. Hal tersebut dilukan sebagai upaya meredam dampak ekonomi akibat virus corona.


Berdasarkan hasil cek ke lapangan, dampak akibat virus corona sudah sangat dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan hasil pengecekan, Jokowi berkesimpulan masyarakat sudah sangat menunggu bantuan sosial tersebut.

Presiden pun memerintahkan Menteri Sosial dan Menteri Keuangan agar mengurusi pencairan bansos tersebut. Jokowi menyebut kondisi saat ini sangat mendesak, sehingga berbagai bantuan sosial baik itiu PKH, BPNT, BLT Rp 600 ribu, kartu sembako, kartu pra kerja agar segera disalurkan.

Seperti diketahui, dalam upaya penanggulangan masalah ekonomi akibat covid-19 atau virus corona, pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 perbulan selama 3 bulan.

Presiden Indonesia Joko Widodo, akan menggulirkan program BLT untuk keluarga miskin selama pandemi corona atau tiga bulan. Kata Jokowi, warga yang dapat BLT ini adalah keluarga miskin yang tinggal diluar Jabodetabek.

Program BLT Rp 900 ribu ini setidaknya akan diberikan bagi 9 juta keluarga miskin di Indonesia yang masuk data terpadu Kemensos. Namun, pemerrintah pusat hingga saat ini masih melakukan menyisir data penerima yang benar-benar valid.

Secara keseluruhan, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sebanyak Rp110 triliun untuk berbagai program bantuan sosial selama pandemi corona. Rinciannya, sebanyak Rp25 triliun untuk program paket sembako untuk masyarakat, kartu sembako Rp 20 triliun, kartu pra kerja Rp 20 triliun dan PKH.

Selain itu, pemerintah juga menggratiskan listrik bagi penguna 450 VA dan diskon 50 persen bagi pengguna 900 VA. Saat pandemi corona, pemerintah juga menggelontorkan anggaran insentif perumahan untuk 175 ribu unit rumah diperuntukan bagi masyarakat yang penghasilannya rendah.

Itulah ulasan mengenai program BLT. Nah bagaimana, apakah kamu termasuk ke dalam syarat penerima BLT Rp 600 ribu dari pemerintah atau tidak? Jawabannya ada pada diri masing-masing.


( Dan )