SEKDA NTB Umumkan Positif Korona Di NTB Bertambah Jadi 61 Orang Termasuk Dompu




Jurnal Bima, 19 April 2020


Jumlah pasien positif COVID-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Data terbaru menyebutkan ada 6 orang tambahan dari jumlah sebelumnya 55 orang. Sehingga total keseluruhan positif Corona di NTB menjadi 61 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan, hari ini terjadi penambahan 6 pasien positif, 1 di antaranya meninggal dunia.

"Pasien positif meninggal dunia adalah pasien nomor 61 berinisial Um (83), laki-laki asal Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu," ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/4).

Dikatakannya, pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalan 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien COVID-19 tidak pernah. "Tanggal 16 April 2020 pasien meninggal dunia di RSUD Dompu," jelasnya.

Gita merincikan, adapun kelima pasien positif lainnya adalah pasien nomor 56, berinisial M, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit COVID-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah bepergian ke Gowa, Sulsel. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju Gerung dan dalam kondisi baik;

Pasien nomor 57, berinisial DH, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit COVID-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah bepergian ke Gowa, Sulsel. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dan dalam kondisi baik;

Pasien nomor 58, berinisial MA, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Korleko Selatan, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Sulsel dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien COVID-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dan dalam kondisi baik;

Pasien nomor 59, berinisial S, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit COVID-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah bepergian ke Gowa Sulsel dalam 14 hari sebelum sakit. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dan dalam kondisi baik;

Pasien nomor 60, berinisial IH, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Sulsel dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien COVID-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dan dalam kondisi baik.

Tidak ada sembuh baru, maka jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak 61 orang,” ungkapnya.

Hingga saat ini, jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi NTB menjadi 61 orang, dengan rincian 11 orang sudah sembuh, 3 meninggal, dan 47 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Adapun populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Sulsel.

Alhasil, sebanyak 387 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil 8 orang reaktif, kemudian 815 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 52 orang reaktif, dan 1.078 PPTG perjalanan Gowa, Sulsel diperiksa dengan hasil 273 orang reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 7 orang dengan hasil 2 orang reaktif.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 249 orang dengan perincian 149 orang PDP masih dalam pengawasan, 100 orang PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 14 orang PDP meninggal.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.336 orang, terdiri dari 969 orang masih dalam pemantauan dan 3.367 orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif COVID-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.159 orang, terdiri dari 813 orang masih dalam pemantauan dan 346 orang selesai pemantauan.

Sedangkan, Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit COVID-19 sebanyak 40.523 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 14.824 orang, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 25.699 orang.

( Dan )