Demi Isolasi Pasien Korona Di NTB, 14 Tenaga Dokter Dan Perawat Positif Korona





Jurnal Bima, 26 Mei 2020



Belasan tenaga medis RSUD NTB terjangkit Covid-19. Mereka kini dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di Asrama Haji NTB. ”Ada dokter ada perawat, semua berada di RS Darurat Asrama Haji,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri.

 

Jumlah tenaga medis RSUD NTB terjangkit Covid-19 sebanyak 14 orang. Dua orang diantaranya dokter, sisanya perawat. Namun terkait ini, Direktur Fikri tidak memastikan. Ia hanya membenarkan ada dokter dan perawat. ”Ini (saja) jawabannya, kalau di luar asrama haji bukan nakes kami, semua kondisi baik,” kata Fikri.

 

Ia menjelaskan, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung menjalani isolasi terpusat di RS Darurat Covid-19, di Asrama Haji NTB. ”Semua teman-teman nakes kondisi baik-baik, kita lakukan tracing terhadap kontak erat dan telah dilakukan swab,” jelasnya.

Terkait data pasti tenaga medis yang terjangkait, Fikri meminta masyarakat merujuk pada rilis resmi. ”Data sudah kami sampaikan ke gugus tugas, kami fokus bekerja,” ujarnya.

Ia berharap masyarakt mendoakan kasus Covid-19 tidak terus bertambah.  ”Masyarakat disiplin dan taat aturan yang telah disampaikan pemerintah,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi mengakui, tenaga kesehatan memang ada yang positif. ”Itu risiko kita merawat pasien covid, mohon doanya untuk kesembuhan mereka,” katanya.

 

Bagi mereka yang sudah kontak dengan pasien positif sudah dilakukan pemeriksaan rapid test di laboratorium kesehatan. ”Doakan teman-teman nakes  tetap sehat dan semangat,” harapnya.


( Dan )