Sidang ISBAT 1 Syawal 1441 H Mentri Agama Umumkan Idul Fitri Jatuh Hari Minggu







Jurnal Bima, Jakarta, 22 Mei 2020



Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1441 Hijriyah jatuh pada Jumat (24/4) hari ini. Itu merupakan hasil dari Sidang Isbat—penentuan 1 Ramadan—yang  diikuti perwakilan organisasi masyarakat, ahli astronomi, tamu undangan dan lainnya di Jakarta, Kamis petang pukul 17.00 WIB.

“Dengan suara bulat, menetapkan bahwa awal Ramadan jatuh pada esok hari, Jumat 24 April 2020,” kata Menteri Agama Fachrul Razi melalui telekonferensi pers hasil Sidang Isbat.


 
Dengan keputusan itu, artinya pada Kamis malam tadi umat Islam di Indonesia dapat mendirikan salat tarawih.

Sidang Isbat kali ini memiliki perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya. Ini seiring adanya wabah COVID-19 yang menyebabkan adanya pembatasan peserta sidang. Selain itu, para peserta juga mengambil jarak satu sama lain dan mengenakan masker.

Awak media tidak diperkenankan mengikuti sidang penetapan awal Ramadan itu dari dekat. Para jurnalis memantau dari layanan streaming yang disediakan Kementerian Agama (Kemenag).

Sidang tersebut dimulai dari paparan posisi bulan sabit baru (hilal) berdasarkan data astronomi (falak) yang disampaikan para pakar terkait. Jeda salat maghrib, setelah itu dilanjutkan lagi dengan sidang tertutup.


Anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya mengatakan, hilal atau bulan muda baru memungkinkan terlihat di berbagai tempat di Indonesia, kemarin petang. Sehingga kemungkinan puasa tahun ini dimulai Jumat (24/6) besok. Sementara salat tarawih sudah dilaksanakan Kamis malam.

“Ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1441 Hijriyah hari Kamis tanggal 23 April 2020, dapat teramati dari wilayah Indonesia,” kata Cecep melalui paparan daringnya, kemarin.


 
Hilal awal Ramadan tahun ini, kata Cecep, tergolong sudah cukup tua dengan umurnya. Sudah lebih delapan jam. Dengan begitu, hilal di Indonesia berada pada posisi signifikan untuk dilihat.


“Untuk di Pelabuhan Ratu, posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,72 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 5 detik,” katanya.

Dengan begitu, bulan awal Ramadan yang terlihat kemarin sudah memenuhi kriteria keterlihatan hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura). Yang tinggi hilal minimal dua derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal tiga derajat atau umur hilal minimal delapan jam.

Penghitungan astronomi atau hisab, sifatnya informatif sementara melihat hilal atau rukyat sifatnya konfirmatif. Penetapan atau isbat adalah penggabungan antara konfirmasi hasil rukyat dengan informasi hasil hisab yang tertera dalam Taqwim Standar Indonesia tahun 2020.


Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan Umat Islam bahwa segala amalan ibadah Ramadan 1441 Hijriyah agar dilakukan di rumah untuk menghindari penularan COVID-19.

“Mari ibadah di rumah guna menghindari COVID-19. Baiti, jannati (rumahku, surgaku),” kata Menag dalam telekonferensi kemarin.


 
Fachrul mengatakan Ramadan tahun ini hadir saat dunia sedang dilanda pandemic corona. Karenanya harus disesuaikan agar nilai ibadah tidak berkurang dan wabah dapat tereliminasi.

Tahun ini, banyak amalan Ramadan yang tidak dapat dilakukan di ruang publik, seperti masjid. Tidak bisa tadarus bersama. Tidak bisa tarawih bersama. Tidak bisa iktikaf di masjid. Tetapi tidak boleh mengurangi amalan dengan tetap beribadah di rumah.

Hal yang tidak kalah penting, Menag mengingatkan di masa wabah seperti ini, agar masyarakat tidak mudik karena dapat memperluas penularan virus corona jenis baru SARS-CoV-2.

“Dianjurkan dan dilarang pemerintah untuk mudik karena berpeluang untuk menyebarkan virus di kampung. Dalam situasi ini, ibadah puasa harus kita tekuni dengan sebaik-baiknya karena puasa ibadah wajib,” katanya.

Pada Sidang Isbat kemarin, selain Menag Fachrul Razi, hadir juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Sidang juga diikuti perwakilan ormas melalui aplikasi daring.

( Dan )