Kepsek SDN Pandai Dipanggil, Kadis: Dipecat 1000 Kali Tidak Ada Hak KEPSEK Pecat Guru








Jurnal Bima, 10 Juni 2020



Seperti apa yang lansir oleh beberapa insan pers dan media online maka dalam hal ini Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) dan Sekretaris Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Senin 08/06/20 mengahadiri sekaligus melakukan pembinaan terhadap Kasek dan Dewan Guru Sdn Inpres Pandai.

Pasalnya, ada oknum guru yang meminta haknya kepada Kasek Sdn Inpres, Ismail, S.Pd untuk dinaikan honorer dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) pada Catur Wulan (Cawu) kedua tahun 2020.

Informasi yang diedap oleh Media ini bahwa ada salah satu oknum guru yang mendapatkan surat pemecatan sepihak oleh Kasek Sdn Inpres Pandai diundang dan dewan guru juga hadir.

Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima, Zunaidin, S.Sos. MM yang ditemui, Senin 08/06/20 mengatakan bahwa untuk dapat bekerjasama harus bisa menyesuaikan diri dalam ruang lingkup sekolah baik secara informal maupun formal, katanya.

Lanjuntya, kalau ada oknum guru yang tidak bisa bekerjasama maka semuanya harus melalui koordinasi dengan Dinas Dikbudpora dan tidak boleh mengambil langkah sendiri, jelasnya.

Ditambahkannya, jangan sampai Kadis, Sekdis Dikbudpora dan UPTD Dikpora Kacamatan Woha hadir jangan sampai menambah masalah dikemudian hari.

Dalam sambutannya, Sekdis Diknudpora Kabupaten Bima, A. Salam Gani, M.Pd yang juga hadir pada saat yang sama mengatakan bahwa semua yang ada di sekolah semuanya tergantung pada operator sekolah dan saya harap jangan sampai ada masalah lagi setelah ini, katanya.

Lanjutnya, jangan Kasek semena-mena terhadap apa yang terjadi di sekolah dan awalnya Kasek berniat baik dalam melaksanakan tugasnya di desa tempat kelahiranya. Jangan sampai mengambil sikapnya sendiri karena semuanya harus berpuncak pada Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, jelasnya.

Pantauan Media ini bahwa dewa guru hadir dalam arahan dan pembinaan terhadap Kasek termasuk oknum guru yang di berhentikan secara sepihak oleh Kasek Sdn Inpres Pandai.

Tutup KADIS bahwa" saya pertegas dipecat 1000 kalipun tidak ada hak KEPSEK pecat secara sepihak guru sukarela apalagi sudah kantongi NUPTK itu haknya SEKDA".


( Dan )