Unjuk Rasa Tidak Ditemui, Pendemo: Bupati Harus Kuliah Ulang Hargai Pendemo






Jurnal Bima, 16 Juni 2020



Unjuk rasa yang berlangsung di Kantor Bupati bima pada senin pagi (15/6) menyisahkan kekecawaaan bagi para pengujuk rasa dari kalangan aliansi mahasiswa.


Bagaimana tidak unjuk rasa yang berlangsung 8 jam tersebut tidak ada satupun pemerintah yang berani keluar menanggapi tuntutan tersebut serta menemui masa aksi.


Kecewa degan sikap pemerintah yang tidak ingin temui masa aksi berdasarkan pantauan media ini dilapangan dua kubu massa aksi yang menutut mahalnya biaya rapid tes kepung kantor bupati di gerbang timur dan gerbang barang berusaha temui bupati bima pasalnya masa aksi hanya ingin menemui pucuk pimpinan daerah kabupaten bima.



Setelah ditunggu berjam-jam bupati tidak kunjung keluar dari istananya temui masa aksi hingga salah satu pendemo yaitu Arifudin mengucapkan Bupati bima tidak berpendidikan tidak mau menghargai masa pengujuk rasa, Bupati harus kuliah ulang untuk hargai masa aksi" ucapnya dengan nada kekecewaan.



Hingga aksipun berakhir bupati tidak kunjung menemui massa aksi dan korlap aksi menutup degan kalimat " kami akan datang dengan massa yang lebih banyak lagi jika PEMDA tidak mau memenuhi tuntutan kami".


( Dan )