Gubenur: Masyarakat NTB Bisa Curhat Di Aplikasi NTB Care, Download Di Playstore

   



Jurnal Bima, 6 Oktober 2020


Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan NTB Care hadir untuk betul-betul membuat pemerintah hadir di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan saat membuka sosialisasi dan bimbingan teknis aplikasi NTB Care di Hotel Lombok Raya, Selasa (16/10/18).


Mengawali sambutannya, Hj. Rohmi menyampaikan penghargaan atas inisiasi kegiatan ini dan menaruh harapan agar pertemuan tersebut menjadi awal yang baik bagi niatan seluruh stake holder dalam mengemban amanah.


“Tujuannya adalah agar apa yang dilakukan dapat bermanfaat,” ujar Hj. Rohmi.


Lebih lanjut wagub berharap semoga sistem ini menjadi media yang bisa menghadirkan seolah-olah Pemerintah derah ada di mana-mana, di tengah masyarakat.


“Jangan sampai sudah ada pemerintah yang baik tapi masyarakat masih merasa tidak ada tempat mengadu,” tegasnya.


Hj. Rohmi juga berpesan agar program ini tidak hanya berakhir secara simbolis saja.


“NTB Care harus teraplikasi dengan baik dan menjadi wadah bagi masyarakat dan pemerintah, dan nantinya kabupaten/kota di NTB akan terbantu, serta setiap masalah dapat diatasi dengan tepat sasaran,” pesannya.


Kabupaten/kota bisa saling support dalam melayani masyarakat. Dalam suatu kegiatan yang dilaksanakan dengan prinsip gotong royong dan saling betsinergi, Insyallah hasilnya akan lebih baik.


“Bimtek kali ini harus betul-betul dipahami, sangat simple, dan hal ini harus berjalan untuk bisa melayani masyrakat NTB,” pungkas Wagub. mengakhiri sambutannya.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfotik, Tri Budi Prayitno juga menyampaikan, bahwa proses hadirnya aplikasi ini begitu cepat, lahir langsung dari buah pikiran Ibu Wakil Gubernur pada bulan Juli 2018 lalu.


Untuk saat ini, aplikasi NTB Care tersedia di Handphone berbasis Android saja dan mulai hari ini NTB Care akan mulai diuji coba.


“Jangan sampai ada hoax, dan harapan kita bersama adalah menghadirkan pemerintah di tengah masyarakat bisa terwujud,” ucap Tri Budi.


Di kesempatan sebelumnya, Yasrul S. Kom., M. Ing sebagai ketua panitia melaporkan bahwa saat ini aplikasi NTB CARE sudah siap untuk dipakai. Kehadiran perwakilan setiap perangkat daerah dan perwakilan dinas komunikasi dan informatika kabupaten/kota se-NTB, nantinya bertugas sebagai admin yang akan menerima terusan pengaduan masyarakat dan harus secepat mungkin merespon aduan masyarakat.


“Terdapat dua komponen dari aplikasi NTB Care, yaitu admin sistem dan admin OPD. Tak hanya itu, ada komponen lain yakni ‘volunteer’ yang tugasnya mengecek kebenaran pengaduan tersebut,” tutup Yasrul.


Gubenur NTB Selasa (6/10) juga ungkapkan PEMPROV NTB dapat terhubung dengan dinas terkait jika masalah disampikan lewat NTB care sehingga penanganan serta respon pemerintah sangat cepat.


( Dan )