Presiden Sudah Vaksin..! Bersiap Giliran Rakyat Wajib Dan Gratis Vaksin Korona

  




Jurnal Bima, Jakarta 13 Januari 2021


Presiden Joko Widodo mengatakan, vaksinasi Covid-19 diberikan untuk semua rakyat Indonesia.


Dia pun menegaskan, vaksinasi tak ada kaitannya dengan keanggotaan BPJS Kesehatan.


"Jadi vaksinasi itu untuk semua rakyat tidak terkecuali. Semuanya supaya kita bisa kembali hidup normal dan juga tidak ada kaitannya dengan anggota BPJS," ujar Jokowi dikutip dari siaran langsung di YouTube BNPB, Jumat (18/12/2020).


"Kan ada isu ini yang divaksin hanya yang miliki kartu BPJS. Enggak. Semuanya seluruh warga bisa mengikuti vaksinasi," kata dia.



Hanya saja, menurut Jokowi, pelaksanaan vaksinasi akan diatur oleh kelurahan atau oleh puskesmas di tempat tinggal masing-masing.


Jadwal pelaksanaan vaksinasi pun akan diberitahukan oleh kelurahan dan puskesmas.


"Nanti mungkin ada pemberitahuan dari puskesmas atau kelurahan mengenai mulai apan kita akan vaksinasi," ucap Jokowi.



Kepala Negara juga meminta masyarakat tidak khawatir soal kehalalan vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 nanti.


Sebab, sejak enam bulan lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) telah ikut mengawal pengadaan vaksin tersebut.


"Jadi jangan sampai ada kekhawatiran halal atau tidak halal. Ini kita dalam keadaan darurat, karena pandemi Covid-19 ini," ucap Jokowi. 



Sebelumnya, Jokowi menyebut, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan secara bertahap, terhitung mulai Januari 2021.


Ia memastikan, vaksin yang diberikan pemerintah ke masyarakat tidak berbayar atau gratis.


"Tapi ini memang perlu tahapan-tahapan, nanti Januari berapa juta (vaksin), Februari berapa juta, Maret berapa juta, April berapa juta," kata Jokowi saat acara pemberian bantuan modal kerja di Istana Jakarta, dipantau melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12/2020).



Vaksin tersebut halal dan siap dipakai pemerintah pusat mengratiskan vaksin korona tanpa dipungut biaya.



( Dan )